Infokrui.com.-
Indramayu.-
“Dompetnya kosong melompong, tenaganya habis terkuras di pinggir aspal… namun di kepala calon ayah ini, hanya ada satu wajah yang membuatnya bertahan melangkah: sang istri yang tengah mengandung di rumah menanti biaya persalinan.”
Perjuangan seorang kepala keluarga sering kali harus ditebus dengan air mata dan kepedihan yang teramat sunyi. Demi menyambut kelahiran sang buah hati, Mohamad Firman Aryanto (34) rela menaruh asa besar saat diajak rekannya bekerja sebagai ABK di pesisir Karangsong, Indramayu.
Namun malang tak dapat ditolak. Janji manis gaji besar itu seketika karam. Alih-alih melaut, Firman justru ditinggalkan sendirian di kota orang tanpa uang sepeser pun saat ia terlelap kelelahan. Terkatung-katung berhari-hari tanpa arah, rasa rindu dan cemas pada istri yang hamil tua membuatnya nekat: ia memutuskan pulang ke Kadipaten, Majalengka dengan berjalan kaki menembus gelapnya malam.
Langkah kakinya akhirnya menyerah di kawasan Jalan Ir. H. Juanda, Singaraja, Indramayu. Sadar raganya tak lagi sanggup melintasi kabupaten dengan perut lapar dan tenaga habis, di sisa keputusasaannya ia mencoba menghubungi nomor darurat kepolisian 110.
Respons cepat ditunjukkan jajaran Polsek Indramayu. Dipimpin langsung oleh Kapolsek AKP Indrie Hapsari, petugas segera meluncur mengevakuasi Firman yang terduduk lesu di pinggir jalan, lalu membawanya ke Mako Polsek untuk diberi makan dan ruang istirahat yang layak.
Yang membuat dada semakin terenyuh adalah kebesaran hati Firman. Meski telah ditipu mentah-mentah hingga terlunta-lunta, calon ayah ini menolak membuat laporan polisi dan tidak menaruh dendam sama sekali kepada temannya. Baginya, rasa sakit hati tak lagi penting; yang utama hanyalah bisa kembali ke rumah untuk memeluk sang istri.
Melihat ketulusan dan kondisi getir tersebut, nurani para anggota kepolisian tergerak. Kapolsek beserta jajaran anggota Polsek Indramayu spontan patungan mengumpulkan uang untuk memesankan taksi daring, mengantar Firman pulang langsung sampai ke depan pintu rumahnya di Majalengka dengan aman.
Kisah Firman bukan sekadar tentang pahitnya dikhianati kawan, melainkan potret agung pengorbanan seorang ayah demi menyambut kelahiran darah dagingnya. Sekaligus menjadi bukti indah bahwa di tengah pekatnya cobaan hidup, tangan-tangan penolong yang tulus selalu hadir di waktu yang tepat. Salut dan respek untuk jajaran Polsek Indramayu atas kepedulian nyatanya! 👮♂️🤝❤️
Sumber berita : Indramayu Post.com.
#KisahNyata #PerjuanganCalonAyah #PolsekIndramayu #HumanInterest #Kemanusiaan #InspirasiHidup #Majalengka #KetulusanHati

